17 Okt 2012

Mobil Murah LCGC Hilangkan City Car

Suzuki Karimun Estilo
Jakarta - Program mobil murah atau Low Cost and Green Car sepertinya akan segera memakan korban. Bila regulasi itu keluar, besar kemungkinan mobil-mobil city car akan menjadi korban.

"Kalau menurut saya segmen city car, Karimun, merek-merek yang lain lah kompetitor, pokoknya city car lah, begitu LCGC keluar itu akan pindah semua ke LCGC. Segmen ini akan hilang, menurut saya kalaupun gak hilang paling sisa 10-20 persen semua hijrah ke bawah," ujar Sales Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales Davy J Tuilan kepada detikOto di booth Suzuki di IIMS, pekan lalu.

Karena itu Suzuki tengah mengatur strategi mengikuti LCGC. Jika kebijakan LCGC itu jadi keluar maka Suzuki Karimun Estilo akan dihentikan penjualannya.

"Penghentian itu karena enggak mungkin saja jual Estilo, dimana basicly segmennya Estilo dan LCGC sama. Jadi enggak bisa bersaing," ujarnya.

Saat ini stok Estilo di diler Suzuki sekitar 200-300 unit. "Jadi sekarang tinggal menghabiskan stok di diler saja," ujarnya.

Namun jika, kebijakan LCGC yang kabarnya akan dirilis bulan depan belum diteken Presiden SBY, maka Suzuki siap kembali mengimpor Estilo dari India.

"Pokoknya keluarin dulu aturannya, jadi Karimun Estilo jangan dibilang discontinue. Jadi Karimun itu kita lagi ngatur strategi, kalau LCGC muncul itu akan hilang. Kalau LCGC muncul pasti kami ganti Karimunnya dengan program LCGC suzuki karena apa segmennya akan hijrah pindah dari city car ke LCGC," ujarnya.

Terus apa dong jagoan LCGC dari Suzuki? "Kalau soal itu saya no comment," ujarnya tersenyum.

Yang pasti Suzuki mengharapkan, aturan LCGC memudahkan pabrikan agar membuat LCGC harganya bisa kompetitif.

Sama seperti Davy, 4W Marketing and Dealer Network Development PT Suzuki Indomobil Sales Endro Nugroho juga meminta masyarakat bersabar menunggu pemerintah bekerja menyelesaikan regulasi LCGC tersebut.
 
"Lebih baik kita tunggu saja regulasi pemerintah. Kita kan juga belum tahu pengumuman pemerintah kan katanya akhir bulan depan itu seperti apa. jadi lebih baik kita ikuti proses yang disiapkan pemerintah," ujarnya.

"Saya tidak mau berandai-andai. Yang jelas, kalau regulasi keluar, kita akan ada action. Dan yang pasti, persiapan kita jalan terus. Doakan saja," lugasnya.

Suzuki sendiri memang berniat untuk mengikuti program LCGC yang saat ini sedang dipersiapkan pemerintah. Dalam program tersebut, produsen mobil yang bisa mengikuti syarat dari pemerintah dimungkinkan untuk melepas mobil mereka dibawah angka US$ 10.000 atau sekitar Rp 90 jutaan.

Ini dimungkinkan karena pemerintah akan membebaskan beberapa bea dan pajak dari produsen mobil dan regulasi terkait program ini dijanjikan akan keluar akhir tahun ini.

Toyota dan Daihatsu pun sudah mencuri start dengan memperlihatkan Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla. Selain Toyota, Daihatsu dan Suzuki, merek lain yang berminat untuk ikut serta adalah Nissan yang berniat melahirkan kembali merek Datsun dan produsen mobil India, Tata Motors, yang memiliki mobil termurah sedunia, Tata Nano.
Muhammad Ikhsan,Syubhan Akib - detikOto



Artikel Terkait:

2 komentar:

ferry lazzuardo

Jangan berhenti untuk terus berkarya, semoga

kesuksesan senantiasa menyertai kita semua.
keep update!mobil sport 2014

kurniawan


terima kasih atas informasinya..
semoga dapat bermanfaat bagi kita semua :) D Masiv

Berikan komentar dibawah ini...